Begini Caranya Mengurus Sertifikat Tanah Girik Serta Biayanya

Tanah girik juga diketahui sebagai tanah milik adat, yang konversi haknya ke negara belum didaftarkan lewat kantor pertanahan.

Bukti girik yang terdapat sepanjang ini merupakan fakta kekuasaan bidang tanah serta pajak tanah tersebut sudah owner bayar. Itu berarti, fakta girik tidaklah fakta hak atas tanah. Sementara itu, tanah girik ialah peninggalan yang butuh buat dilindungi.

Untuk itu, seluruh tanah yang belum mempunyai sertifikat, semacam tanah girik, butuh warga daftarkan konversi haknya ke kantor pertanahan setempat. Tetapi, minimnya data yang warga peroleh membuat tanah girik belum bersertifikat.

Sementara itu, Undang- Undang No 5 Tahun 1960 tentang Pokok Agraria mengatakan, segala tanah yang belum mempunyai sertifikat wajib didaftarkan kesepakatan haknya ke negeri lewat kantor pertanahan setempat.

Tipe tanah yang lain yang belum bersertifikat merupakan ketitir, petok D, rincik, ketitir, Verponding Indonesia, Eigendom Verponding, erfpacht, opstaal, vruchtgebruik.

Buat mengurus tanah girik, terdapat 2 tahapan yang butuh warga tempuh: pengurusan di kantor kelurahan serta kantor pertanahan, ialah:

– Mengurus di kantor kelurahan

– Mengurus di kantor pertanahan

Bayaran pengurusan sertifikat tanah girik

Bayaran pengurusan sertifikat tanah girik sangat relatif paling utama bergantung pada posisi serta luasnya tanah. Terus menjadi luas posisi serta terus menjadi strategis lokasinya, bayaran hendak terus menjadi besar.

Biayanya tertuang dalam PP Nomor. 128/ 2015. Tarif Pelayanan Pengukuran serta Pemetaan Batasan Bidang. Tanah buat luas tanah hingga dengan 10 hektare dihitung bersumber pada rumus:

Tu=( L/ 500 x HSBKu)+ Rp100. 000, 00

Tu: tarif Pelayanan Pengukuran serta Pemetaan Bidang Tanah Dalam Rangka Penetapan Batasan.

L: luas tanah.

HSBku: Harga Satuan Biaya Khusus kegiatan pengukuran yang berlaku buat tahun berkenaan, buat komponen belanja bahan serta honor yang terpaut dengan keluaran aktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.